Yang paling berharga dari seorang wanita
Jika kita bertanya, “ Apa yang paling berharga dari kita?”, maka kita harus melihat siapa kita dan apa peran kita. Setiap manusia memiliki peran masing-masing dan peran ini bisa berubah-ubah bahkan tidak cuma satu tetapi bisa dua atau lebih.
Contoh mudahnya adalah anda sendiri. Di hadapan Allah peran Anda adalah sebagai hamba / umat / makhluk. Di hadapan ortu, maka Anda adalah anak, di hadapan laki-laki, peran Anda adalah sebagai wanita…dan masih banyak lagi, peran Anda sebagai teman, murid, kakak, adik, muslimah, mungkin nanti istri, ibu, dan lain-lain. Peran yang berbeda ini tentunya juga mempengaruhi apa yang paling berharga dari kita masing-masing.
Mohon maaf, jika pembahasan ini sangat sedikit bahkan nggak ada dalil, dan sebagian adalah pendapat pribadi saya, karena Anda bertanya kepada saya. Saya bahas yang penting-penting saja, yang ada kaitannya dengan peran Anda.1. Peran sebagai seorang muslimahKarena Anda seorang muslimah (beragama Islam), maka yang paling berharga tentu saja keimanan / ketauhidan kita kepada Allah. Jangan sampai murtad / pindah agama (naudzubillah, jangan sampai), apalagi pindah agama hanya karena masalah cowok…najis tralala…Jaga iman dan islam Anda, karena dengan itu Anda akan membeli surga, amiin.2. Peran sebagai anakSebagai seorang anak, hal yang paling berharga adalah “ridlo ortu”. Kenapa? Ingat “ Ridlo Allah ada pada ridlo orang tua”, jadi jika ortu nggak ridlo maka Allah juga nggak ridlo, padahal segala urusan kalau Allah nggak ridlo artinya sia-sia. Tentu saja ridlo dalam hal baik. Karena tidak sedikit ortu (mungkin karena kurang ilmu) justru menyuruh anaknya melakukan hal yang tidak sesuai tuntunan agama. Jika hal ini terjadi, maka kita boleh menolaknya, tetapi tetap dengan cara yang baik dan tetap menjadi kewajiban kita untuk tetap memuliakan mereka. Contoh : Orang tua yang menyuruh anaknya menikah dengan lelaki kaya tanpa melihat akhlaq dan agamanya, padahal ternyata si lelaki tadi berbeda agama, tentu dalam hal ini kita bisa menolak.3. Peran sebagai wanitaSebagai seorang wanita, hal yang paling berharga menurut saya adalah kesucian seorang wanita. Tapi perlu di ketahui bahwa selama ini banyak orang mengidentikkan antara kesucian dengan keperawanan, atau menganggap kesucian dan keperawanan itu adalah hal yang sama. Bagi saya pribadi itu adalah dua hal yang berbeda. Kalau masih bingung sekarang bandingkan, lebih suci mana antara dua wanita berikut ? Sebut saja A dan B. Si A, adalah muslimah yang baik, istiqomah mengenakan jilbab, menjaga pandangan, menjaga pergaulan dari lelaki yang bukan muhrim, tetapi dia janda (artinya bukan perawan lagi). Si B, wanita yang belum menikah, masih perawan, tidak mengenakan jilbab/kerudung, biasa pakai baju ketat dan celana pendek, bergaul dengan sembarang lelaki.Dari dua wanita ini, Anda bisa menentukan sendiri, mana yang lebih suci. Kesucian tak dapat dipisahkan dari harga diri. Ibaratnya seperti harga jual untuk suatu barang, meskipun bukan analogi yang sesuai, tapi kurang lebih mendekati.Lihat di toko baju! 1. Ada baju yang di taruh paling depan, dalam box, dalam keadaan yang ditumpuk-tumpuk dan tidak dilipat, di taruh sembarangan.2. Ada baju yang di gantung pakai hanger.3. Ada baju yang di lipat dan di bungkus plastik.4. Ada baju yang di gantung pakai hanger dan di bungkus plastik.5. Ada baju yang di gantung pakai hanger, di bungkus plastik, dan di pajang di dalam lemari kaca.Baju mana yang paling mahal ?????ITULAH PERUMPAMAAN WANITA DENGAN PAKAIAN YANG MEMBUNGKUSNYA.Apa yang istimewa dari wanita yang biasa pakai baju ketat, dalamnya kelihatan, pakai celana pendek ? Nggak ada sama sekali, karena setiap orang bisa melihat aurat-nya, hanya seperti pakaian obral dengan harga yang murah, sangat murah, karena setiap orang bisa lihat, bisa pegang, bahkan bisa menawar. Tapi bandingakan dengan wanita dengan pakaian yang tertutup. Apa yang ia miliki, ia persembahkan spesial khusus untuk suami dan orang-orang yang memang punya hak.Hal ini bisa di generalisasikan, jika aurat saja hanya khusus orang-orang tertentu, maka keperawanan tentu saja akan sangat-sangat lebih dijaga lagi, sampai akhirnya di berikan kepada orang yang berhaq.4. Peran sebagai istriPeran sebagai istri, hampir sama dengan peran seorang anak. Hanya saja dalam hal ini yang paling penting adalah ridlo dari suami. Rasulullah bersabda, yang artinya kurang lebih : seandainya Allah mengijinkan manusia menyembah manusia, maka akan aku serukan kepada para wanita untuk menyembah suaminya. Dari hadits di atas kita bisa tahu bahwa sangat penting dan sangat besar arti dari ridlo suami bagi istrinya. Oleh karena itu, para wanita haruslah berhati-hati dalam memilih pasangan, memilih suami, jangan sampai terjerumus hanya karena keinginan duniawi semata. Carilah yang berakhlaq bagus, karena dia akan membawa manfaat yang besar dalam kehidupan berumah tangga kelak. Karena suaminyalah satu-satunya orang (yang seandainya boleh) yang harus ia sembah..Artinya, ya suami tetap tidak boleh disembah, tetapi perumpamaan dari sabda Rasulullah SAW tadi menjelaskan bahwa seorang istri harus sangat-sangat taat & berbakti kepada suaminya, karena itu, carilah suami yang berakhlaq bagus..amiiiiiin.Sekian.Salam.
